PNM Dorong Pemberdayaan UMKM dan Perempuan Pengusaha Ultra Mikro

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Mei 2026 | PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perempuan pengusaha ultra mikro di Indonesia. Melalui program Mekaarpreneur, PNM memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses jejaring kepada pelaku usaha ultra mikro.

Program Mekaarpreneur tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pada penguatan mental usaha, pengembangan produk, branding, pemasaran digital, dan cara melihat peluang pasar secara lebih luas. Dengan demikian, para pelaku usaha ultra mikro dapat naik kelas dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan usaha.

Baca juga:

Selain itu, PNM juga menyelenggarakan Pekan Nasional Mengajar bagi 2.700 siswa SMK di seluruh Indonesia. Kegiatan ini memberikan wawasan kewirausahaan, literasi kesehatan mental, dan keberlanjutan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa di dunia kerja.

PNM juga bekerja sama dengan UN Women Indonesia untuk mengembangkan ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif dan responsif gender. Melalui program EmPower, PNM memberikan akses pembiayaan yang lebih terjangkau kepada perempuan pengusaha ultra mikro untuk mendukung adaptasi teknologi cerdas iklim dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.

Kisah Yanti, seorang ibu rumah tangga yang menjadi nasabah PNM Mekaar, merupakan contoh nyata dari dampak positif program Mekaarpreneur. Dengan pembiayaan yang diperoleh, Yanti dapat mengembangkan usaha kriya gantungan kunci dan meningkatkan pendapatannya.

Dalam kesimpulan, PNM terus berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan UMKM dan perempuan pengusaha ultra mikro di Indonesia. Melalui program Mekaarpreneur dan kerja sama dengan UN Women Indonesia, PNM berharap dapat membantu meningkatkan kemampuan dan pendapatan para pelaku usaha ultra mikro, sehingga mereka dapat berkontribusi pada perekonomian nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *