Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 Mei 2026 | Rupiah Indonesia telah melemah hingga Rp17.600 per dolar AS. Namun, Presiden Prabowo Subianto menilai sebagian pandangan publik terlalu berlebihan dalam membaca kondisi ekonomi nasional.
Menurut Prabowo, ekonomi Indonesia masih stabil karena masyarakat desa tidak bergantung pada dolar, serta pangan dan energi tetap aman di tengah gejolak global.
Prabowo menegaskan, politik luar negeri Indonesia akan tetap bebas aktif dan mengedepankan hubungan baik antarbangsa tanpa pendekatan konfrontatif.
Sementara itu, di Sumbawa, beberapa kasus kriminal terjadi, seperti penangkapan seorang petani yang mengedarkan sabu dan seorang pemuda yang menusuk ayahnya hingga tewas.
Progres jalan Lenangguar-Lunyuk di Sumbawa mencapai 80% dan diharapkan selesai Mei 2026, mendukung akses vital bagi masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Kejari Mataram menyatakan berkas perkara korupsi pengadaan masker COVID-19 lengkap, namun enam tersangka, termasuk mantan Wakil Bupati Sumbawa, tidak ditahan.
Mayat Ahmad Wahyudi ditemukan di Sungai Brang Biji, Sumbawa, setelah hilang 3 hari, diduga tenggelam.
Kejati NTB ungkap dugaan gratifikasi miliaran rupiah melibatkan eks Kepala BPN Lombok Tengah, Subhan, penyidikan masih berlangsung.
Bekas Gubernur NTB Zulkieflimansyah terlibat kasus korupsi pembelian lahan untuk sirkuit MXGP Samota, kerugian negara mencapai Rp 6,7 miliar.
Polda NTB ungkap penyelewengan 800 liter BBM subsidi di Sumbawa, pelaku ditangkap saat menjual solar subsidi dengan harga lebih tinggi.
Balita 2 tahun di Sumbawa tewas tenggelam setelah hilang saat ditinggal ibunya, korban ditemukan 300 meter dari lokasi kejadian.
Kesimpulan, rupiah melemah, namun Presiden Prabowo menilai ekonomi Indonesia masih stabil. Sementara itu, beberapa kasus kriminal terjadi di Sumbawa, dan progres jalan Lenangguar-Lunyuk mencapai 80%.
