Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Mei 2026 | Peternakan unggas merupakan salah satu sektor yang penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, sektor ini juga menghadapi beberapa tantangan, seperti kenaikan harga pakan dan kekurangan jagung pipil. Bulog Cabang Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) masih menunggu penugasan dari pemerintah pusat untuk menyalurkan cadangan jagung pemerintah (CJP) atau jagung pipil kepada peternak unggas.
Menurut Kepala Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq, pemerintah Provinsi Kepri melalui dinas terkait, juga sudah mengusulkan ke pusat agar CJP Bulog dapat dijual kepada peternak unggas. Sampai saat ini, pihaknya telah menyerap 45 ton jagung pipil dari petani lokal yang tersebar di kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Di sisi lain, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,816 triliun pada kuartal I 2026. Realisasi tersebut melonjak 167% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 680,4 miliar.
Bagi pemula yang ingin memulai usaha peternakan unggas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti pemilihan jenis unggas yang tepat, penyediaan kandang yang memadai, dan pengelolaan pakan yang efektif. Dengan demikian, peternakan unggas dapat menjadi salah satu sumber pendapatan yang menjanjikan.
Kesimpulan, peternakan unggas di Indonesia memiliki peluang yang besar untuk berkembang, namun juga menghadapi beberapa tantangan. Dengan penanganan yang tepat dan pengelolaan yang efektif, sektor ini dapat menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam perekonomian Indonesia.
