Honda Mengalami Kerugian Operasional Pertama dalam Sejarah

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Mei 2026 | Honda, salah satu produsen kendaraan terbesar di dunia, baru-baru ini mengalami kerugian operasional pertama dalam sejarah perusahaan. Kerugian ini disebabkan oleh salah strategi di pasar kendaraan listrik. Honda diperkirakan membukukan kerugian operasional sekitar 400 miliar yen atau setara Rp 44,8 triliun pada tahun fiskal 2025, yang berakhir pada Maret 2026.

Honda juga mengumumkan bahwa mereka akan mengubah arah strategi bisnis global dengan menjadikan teknologi hybrid sebagai fokus utama pengembangan produk di masa depan. Langkah ini dilakukan setelah sejumlah proyek kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dibatalkan.

Baca juga:

Perusahaan ini memperkenalkan dua mobil prototipe terbaru yang diduga menjadi gambaran generasi anyar Accord sedan dan Acura RDX SUV. Kedua model tersebut masing-masing diberi nama Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype. Honda menyebut mobil tersebut akan masuk jalur produksi dalam dua tahun ke depan.

Honda juga akan mengalihkan kapasitas produksi di pabrik Ohio untuk kendaraan bermesin bensin dan hybrid. Seluruh fasilitas produksi Honda di Amerika Serikat nantinya juga akan disesuaikan agar bisa memproduksi mobil hybrid.

Kondisi ini juga mempengaruhi rencana Honda di Kanada, di mana perusahaan ini mengumumkan bahwa mereka akan menangguhkan rencana pembangunan kompleks kendaraan listrik di Ontario, Kanada. Rencana ini sebelumnya diumumkan pada tahun 2024 dan ditargetkan akan memproduksi 240.000 unit kendaraan listrik per tahun.

Honda masih berkomitmen untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050, tetapi target sebelumnya untuk menghentikan produksi kendaraan dengan mesin pembakaran internal pada tahun 2040 telah dibatalkan. Perusahaan ini akan mencapai target 2050 melalui pendekatan multi-faset dengan menggunakan kendaraan listrik, hybrid, bahan bakar netral karbon, dan teknologi offset karbon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *