Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Mei 2026 | Liga 2 Pegadaian telah memasuki tahap akhir persiapan menuju musim baru. Beberapa klub telah melakukan perubahan strategis untuk meningkatkan performa mereka di lapangan. Salah satu klub yang telah melakukan perubahan signifikan adalah PSS Sleman, yang telah menunjuk Pieter Huistra sebagai pelatih kepala untuk musim depan.
Pieter Huistra, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik PSS, akan kembali menduduki posisi pelatih kepala setelah Ansyari Lubis. Huistra memiliki pengalaman luas dalam mengelola tim dan diharapkan dapat membawa PSS Sleman ke tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, beberapa klub lainnya juga telah melakukan perubahan strategis. Persela Lamongan, Deltras FC, Gresik United, dan Persibo Bojonegoro akan bersaing di Grup 3, yang dianggap sebagai grup yang sangat kompetitif. Mereka akan berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Persipura Jayapura, Persipal BU, Persewar Waropen, dan RANS Nusantara FC.
Liga 2 Pegadaian juga telah mengumumkan pembagian grup dan format kompetisi untuk musim baru. Liga 2 akan diikuti oleh 26 klub, yang akan dibagi menjadi tiga grup. Tiga klub teratas di Grup 1 dan Grup 2 akan melaju ke babak 8 besar, sementara Grup 3 hanya akan diwakili oleh dua klub.
Di sisi lain, I.League telah mengumumkan bahwa 17 klub BRI Super League telah mengantongi lisensi klub profesional tingkat nasional. Hanya PSBS Biak yang gagal lolos lisensi. Klub-klub yang telah mendapatkan lisensi tersebut telah menjalani proses Club Licensing Cycle 2025/26, dengan evaluasi menyeluruh terhadap lima aspek utama.
Kesimpulan dari persiapan menuju musim baru Liga 2 Pegadaian adalah bahwa beberapa klub telah melakukan perubahan strategis untuk meningkatkan performa mereka. Dengan pembagian grup dan format kompetisi yang telah diumumkan, Liga 2 Pegadaian diharapkan akan menjadi lebih kompetitif dan menarik.
