Gubernur BI: Cadangan Devisa Memadai untuk Jaga Rupiah

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Mei 2026 | Cadangan devisa Indonesia turun menjadi 146,2 miliar dolar AS pada April 2026 akibat kebijakan stabilisasi rupiah dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Meskipun demikian, Bank Indonesia menegaskan bahwa cadangan devisa masih memadai, setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, penurunan nilai cadangan devisa disebabkan oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan obligasi global pemerintah, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Baca juga:

Nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir mencapai level terendahnya, bahkan sempat menembus Rp17.400 per dolar AS. Oleh karena itu, Bank Indonesia memanfaatkan cadangan devisa untuk menstabilkan kembali rupiah.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan demikian, cadangan devisa suatu negara akan digunakan untuk membiayai defisit neraca pembayaran serta menjaga stabilitas nilai tukarnya.

Ketahanan sektor eksternal tetap penting dalam menjaga stabilitas perekonomian. Oleh karena itu, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk memastikan bahwa cadangan devisa tetap memadai dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *