Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 08 Mei 2026 | Pertandingan antara Persija dan Persib yang awalnya dijadwalkan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 10 Mei 2026, dipindahkan ke Samarinda, Kalimantan Timur. Pertandingan ini dipindahkan karena ada acara lain yang akan digelar di Istora Senayan, yaitu perayaan milad ke-15 ormas GRIB Jaya.
GRIB Jaya akan menggelar acara di Istora Senayan pada 10 Mei 2026 dengan estimasi 15-20 ribu peserta. Pihak berwenang memindahkan lokasi pertandingan ke Samarinda demi menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Gelora Bung Karno.
Kepala Bidang Humas DPP GRIB Jaya, Marselinus Gual, mengonfirmasi bahwa agenda besar tersebut akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum mereka, Hercules Rosario de Marcal. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menggunakan fasilitas umum di kompleks Senayan selama mengikuti prosedur perizinan yang berlaku.
Marselinus juga menekankan bahwa keputusan pemindahan lokasi pertandingan adalah ranah pihak berwenang berdasarkan pertimbangan keamanan. Ia pun menutup pernyataan dengan ajakan untuk saling menghormati antar-kelompok massa.
Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, menjelaskan kronologi batalnya perhelatan laga Persija vs Persib di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Ia mengatakan bahwa rentetan peristiwa batalnya laga ke-32 Liga Indonesia itu bermula saat Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bertemu dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Pertemuan itu telah menghasilkan laga Persija vs Persib tidak bisa digelar di Jakarta karena berkaitan dengan persoalan keamanan yang dinilai rawan. Setelah itu, Ferry melaporkan keputusan ini ke i.League untuk mencari stadion yang bisa dipakai untuk laga Persija vs Persib.
Setelah mencari beberapa alternatif, akhirnya diputuskan bahwa pertandingan akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Keputusan ini diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Gelora Bung Karno.
Dalam kesimpulan, pertandingan antara Persija dan Persib yang awalnya dijadwalkan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipindahkan ke Samarinda, Kalimantan Timur, karena adanya acara lain yang akan digelar di Istora Senayan. Keputusan ini diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Gelora Bung Karno.
