6 Film Biopik yang Sempat Kena Kritik Pedas Selain Michael

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Mei 2026 | Film biopik sering dianggap sebagai jendela untuk melihat kehidupan tokoh nyata dari sudut pandang yang lebih dekat. Namun, sayangnya, tidak semua film biopik benar-benar setia pada fakta. Banyak di antaranya justru memilih mempercantik cerita demi drama, emosi, atau bahkan agenda tertentu.

Di Hollywood, fenomena ini bukan hal baru. Demi membuat cerita lebih menarik atau lebih ramah untuk audiens, beberapa film sengaja mengubah, menyederhanakan, bahkan menghilangkan bagian penting dari kisah asli. Hasilnya, biopik yang terasa manipulatif bukan karena sepenuhnya salah, tetapi karena terlalu dipoles hingga realitanya jadi kabur.

Baca juga:

Beberapa contoh film biopik yang sempat kena kritik pedas adalah LBJ, Hillbilly Elegy, dan Michael. Film garapan Rob Reiner, LBJ, mencoba mengangkat sosok Presiden AS Lyndon B. Johnson sebagai figur yang berperan besar dalam pengesahan Civil Rights Act. Namun, penggambaran karakter Johnson terasa terlalu disederhanakan dan mengabaikan sisi kontroversial Johnson, termasuk perannya dalam Perang Vietnam.

Disutradarai Ron Howard, Hillbilly Elegy diadaptasi dari memoar JD Vance dan mencoba menggambarkan perjalanan hidupnya dari latar belakang sulit hingga sukses. Tapi justru di situlah masalahnya. Alih-alih menghadirkan potret yang kompleks, film ini terasa terlalu memuja tokohnya dan terlalu fokus pada sisi positif tanpa menggali konflik sosial yang lebih dalam.

Sementara itu, film Michael mengisahkan perjalanan karier Michael Jackson sejak 1966 hingga 1988, termasuk masa kejayaannya bersama The Jackson 5 dan The Jacksons. Meskipun film ini mendapat kritik pedas, namun berhasil meningkatkan popularitas lagu-lagu Michael Jackson dan membuatnya kembali pecahkan rekor streaming.

Dalam beberapa pekan terakhir, katalog lagu solo Michael Jackson mencatatkan 137,5 juta streaming on-demand di Amerika Serikat, melonjak 146 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Bahkan, sebelum era film Michael, pencapaian tertingginya terjadi pada Oktober 2019 dengan 53,7 juta streaming, yang terdongkrak popularitas lagu “Thriller” setiap musim Halloween.

Kesimpulan dari fenomena ini adalah bahwa keinginan membuat cerita menarik sering kali mengorbankan kejujuran sejarah, menjauhkan biopik dari esensi kisah nyata yang autentik. Meskipun demikian, film biopik tetap menjadi salah satu genre yang paling disukai penonton dan memiliki potensi untuk menginspirasi dan mendidik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *