Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Mei 2026 | Joshua Kimmich, gelandang Bayern Munich, menyatakan bahwa musim ini adalah musim terkuat yang pernah dialami oleh timnya, meskipun mereka tersingkir dari Liga Champions. Kimmich menegaskan bahwa timnya memiliki konsistensi dan cara bermain yang jarang terjadi sebelumnya.
Bayern Munich telah mencapai babak semifinal Liga Champions dan berada di final Piala DFB. Mereka juga telah menjadi juara Bundesliga dan berada di puncak klasemen. Namun, kegagalan mereka di Liga Champions bukanlah karena kurangnya gol, melainkan karena terlalu banyak kebobolan.
Vincent Kompany, pelatih Bayern Munich, harus menemukan keseimbangan yang tepat antara serangan dan pertahanan. Timnya memiliki serangan yang mengesankan dengan Michael Olise, Harry Kane, dan Luis Diaz, namun pertahanan mereka masih kurang stabil.
Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich, menyatakan bahwa memenangkan Liga Champions juga merupakan sebuah perjalanan. Timnya harus belajar dari kegagalan tahun lalu dan mengambil pelajaran dari hal itu tahun ini.
Kimmich sendiri masih optimis bahwa timnya dapat memenangkan Liga Champions di masa depan. Ia menyatakan bahwa ia masih bisa memenangkan Liga Champions bersama tim ini.
Bayern Munich masih memiliki satu peluang lagi untuk meraih trofi kedua setelah gelar juara liga, yaitu Piala DFB. Mereka akan bertanding melawan VfB Stuttgart di final Piala DFB pada 23 Mei.
Musim ini sudah menjadi musim yang istimewa bagi Bayern Munich. Mereka telah mencetak gol sebanyak ini dan mendapatkan simpati sebanyak ini, tidak hanya karena gaya bermainnya, tetapi juga karena penampilan mereka secara umum.
Vincent Kompany, pelatih Bayern Munich, telah memperpanjang kontraknya hingga 2029 dan berpotensi menandai era kesuksesan Munich. Ia harus melakukan penyesuaian taktis ringan dan menemukan keseimbangan yang sempurna untuk meraih kemenangan besar.
